Templates by BIGtheme NET

NU – Perjuangan Kemanusiaan Dan Keadilan ( Nasional Dan internasioanal)

Kilas Balik poitik Geneosida Nahlotul Ulama’

 

Bismillahirohmanirrohim, Tahun 1916 Nahdlatul Wathan/NW (Kebangkitan Kebangsaan) adalah sebuah organisasi pergerakan di masa penjajahan Belanda yang menjadi cikal bakal berdirinya Nahdlatul Ulama sepuluh tahun kemudian. Nahdlotul Wathan didirikan oleh KH. Wahab Hasbullah dari Tambakberas Jombang dan menjadi kontribusi pertama warga nahdliyin terhadap cita-cita kemerdekaan Indonesia saat itu. Secara ringkas,31 Januari 1926 NU berdiri, sebagai respon terhadap berkembangnya ajaran Islam Wahabi di timur tengah yang memberangus tradisi keagamaan . Di Indonesia, ajaran Wahabi diwakili kelompok-kelompok Islam pembaharu seperti Muhammadiyah, Al-Irsyad, Persis dll. NU mengirim beberapa ulama menghadap Raja Ibnu Saud, penguasa Arab yang sekaligus pengikut Wahabi, di Hejaz. Delegasi ini selanjutnya disebut Komite Hijaz. Dihadapan Raja Saud, para ulama NU meminta makam para sahabat dan nabi tidak dibongkar, sekaligus meminta aliran-aliran Islam di luar Wahabi diberikan kebebasan menjalankan ibadahnya. Keinginan ini direspon positif oleh Raja Saud dan selamatlah tradisi keagamaan Islam di Arab. Ini kita kenal sebagai perjuangan kebebasan beragama oleh komite hijaz.

Muktamar NU ke-11 di Banjarmasin, Kalsel, mengeluarkan rekomendasi bahwa umat Islam tidak perlu mendirikan Negara Islam, karena dengan penduduk mayoritas Islam, Indonesia sudah dengan sendirinya adalah Darussalam (negara Islam). Sikap ini sebagai respon NU terhadap munculnya faham kebangsaan yang terpolarisasi dalam dua kubu, negara sekuler atau negara Islam. Hakikat pada mukhtamar ini memberikan status ke- Islaman di Indonesia . kutipan piagam Mukhtamar NU di Banjarmasin ‘’Sesungguhnya negara kita Indonesia dinamakan negara Islam, karena telah dikuasai sepenuhnya oleh orang Islam. Walaupun pernah direbut oleh kaum penjajah kafir (Belanda), tetapi nama negara Islam masih selamanya, sebagaimana keterangan dari Bughyatul Murtarsyidin” (Banjarmasin, 19 Juni 1936)

Juni 1945 keterliban NU dalam tim sembilan : penyusunan Pancasila. KH. Wahid Hasyim, putra KH. Hasyim Asy’ari, pendiri NU masuk dalam tim sembilan yang merumuskan Pancasila atau yang dikenal dengan sebutan Piagam Jakarta. KH. Wahid Hasyim menjadi penengah saat kelompok non-muslim minta Kalimat Syariat Islam dalam sila pertama Pancasila dihapuskan. Sebagai wakil dari Islam, KH. Wahid Hasyim memberikan dukungan penuh penghapusan kalimat tersebut demi keutuhan NKRI. KH. Wahid Hasyim, putra KH. Hasyim Asy’ari, pendiri NU masuk dalam tim sembilan yang merumuskan Pancasila atau yang dikenal dengan sebutan Piagam Jakarta. KH. Wahid Hasyim menjadi penengah saat kelompok non-muslim minta Kalimat Syariat Islam dalam sila pertama Pancasila dihapuskan. Sebagai wakil dari Islam, KH. Wahid Hasyim memberikan dukungan penuh penghapusan kalimat tersebut demi keutuhan NKRI.

Resolusi jihad I NU dikeluarkan dalam pertemuan pimpinan NU dan ulama se Jawa-Madura di Surabaya, 21-22 Oktober 1945. Pertemuan ini atas permintaan Bung Karno dan Panglima Besar Jenderal Sudirman yang meminta Kyai Hasyim mengeluarkan fatwa jihad membela negara sebagai landasan perjuangan perlawanan rakyat. Resolusi jihadlah yang kemudian membakar semangat rakyat Surabaya melawan Sekutu tanggal 10 November 1945.kutipan resolusi jihad I tahun 1945 ’Bahwa untuk mempertahankan dan menegakkan Negara Republik Indonesia menurut hukum agama Islam, termasuk sebagai kewajiban bagi tiap2 orang Islam” selanjutnya “ (kepada pemerintah) supaya memerintahkan melanjutkan perjuangan bersifat sabilillah untuk tegaknya Negara Republik Indonesia Merdeka dan Agama Islam” (Surabaya, 22-10-1945; HB. Nahdlatoel Oelama)
Resolusi Jihad II dikeluarkan oleh NU dalam Muktamar NU ke XVI di Purwokerto Jawa Tengah 26-29 Maret 1946 untuk memperkuat keputusan Resolusi Jihad I yang dicetuskan di Surabaya. Resolusi Jihad II memberikan legitimasi moral dan spiritual bagi perlawanan rakyat semesta menghadapi agresi Belanda I dan II, tahun 1947 dan 1948 di seluruh nusantara. “Berperang menolak dan melawan penjajahan itu Fardlu Ain (yang harus dikerdjakan oleh tiap2 orang Islam, laki2, perempuan, anak2, bersenjata atau tidak (bagi yang berada dalam jarak 94 km, dari tempat masuk kedudukan musuh), “Bagi orang2 yang berada di luar jarak lingkaran tadi, kewajiban itu Fardlu Kifayah, “Apabila kekuatan dalam no 1 belum dapat mengalahkan musuh, maka orang2 yang berada di luar jarak lingkaran 94 Km, wajib berperang juga membantu no.1 sehingga musuh kalah, “Kaki tangan musuh adalah pemecah kebutalan tekad dan kehendak rakyat dan harus dibinasakan menurut hukum Islam sabda chadits riwayat muslim” (Mukhtamar NU ke XVI Purwokerto :26- 29 Maret 1946)
Pada tahun 1954, NU menggelar Muktamar di Cipanas Bogor. Salah satu rekomendasi penting dalam muktamar ini adalah tentang pemberian status waliyul amri ad-dloruri Bissyaukah (pemerintah darurat yang mempunyai kekuatan) kepada pemipin Indonesia dalam hal ini Presiden Soekarno. Status waliyul amri ad-dloruri Bissyaukah diperlukan agar pemerintahan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno memiliki legitimasi moral, spiritual dan legal menurut syariat Islam. Status ini sekaligus juga mendelegitimasi Kartosuwiryo pimpinan Darul Islam (DI) yang mengklaim dirinya adalah amirul muknimin. Kutipan Naskah Waliyatul Amri, ’pemerintahan yang ada sekarang ini memang pemerintahan yang sah dan wajib dilantik. Kalau tidak, akan terus menerus ada kekacauan yang dilakukan oleh kelompok yang belum mau mengakui dari sudut agama, bahwa pemerintahan kita ini pemerintah yang sah. Kalau ini dibiarkan mereka akan mendirikan pemerintahan atau waliyul amri sendiri-sendiri.” (Cipanas- Bogor 1954)
Masa awal orde baru, posisi politik NU sebagai penyangga NKRI tidak tergoyahkan. Dalam Muktamar NU ke-24 di Bandung Tahun 1967, NU kembali memberikan kontribusi kenegaraanya dengan mengeluarkan rekomendasi yang disebut dengan “Deklarasi Demokrasi Pancasila” Deklarasi ini dimaksudkan sebagai landasan tata laksana berbangsa dan bernegara di Indonesia agar tidak jatuh ke sistem demokrasi yang menghancurkan Indonesia seperti masa lalu. Kutipan Naskah Demokrasi Pancasila , “Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang menegaskan bahwa kekuasaan tertinggi ada di tantangan rakyat, melalui lembaga-lembaga perwakilan yang anggota-anggotanya dipilih melalui suatu pemilihan umum yang bebas dan demokratis”.“Mengakui hak mayoritas seimbang dengan kewajiban yang dipikulnya” . “Di bidang agama, Demokrasi Pancasila mengakui hak dan kewajiban pemeluk mayorita begitu juta hak dan kewajiban pemeluk minorita sesuatu agama” .(Bandung, 10 Juli 1967).

Orde baru telah memonopoli tafsir atas pancasila sebagai ideologi negara. Mereka yang bersikap kritis terhadap pemerintah orba dicap tidak pancasilais, meskipun kekritisan mereka tidak ada hubungannya dengan ideologi negara. Orde baru memaksakan kehendak kepada seluruh ormas keagamaan di Indonesia untuk menggunakan Pancasila sebagai asas tunggal organisasi. Banyak yang menentang, dan negara sempat chaos. NU menawarkan rumusan yang sangat cerdas tentang hubungan Islam dan Pancasila. Rumusan itu lantas diterima oleh ormas keagamaan dan juga oleh pemeringah. Kutipan Asas tunggal Demokrasi Pancasila, ’Pancasila sebagai dasar dan falsagah Negara Republik Indonesia bukanlah agama dan tidak dapat dipergunakan untuk menggantikan kedudukan agama” “Sila Ketuhanan YME sebagai dasar Negara Republik Indonesia menurut pasal 29 ayat (1) UUD 1945, yang menjiwai sila-sila yang lain, mencerminkan tauhid menurut pengertian keimanan dalam Islam. Bagi NU, Islam adalah akidah dan syariah, meliputi aspek hubungan manusia dengan Allah dan hubungan antar manusia” “Penerimaan dan pengamalan Pancasila merupakan perwujudan dari upaya umat Islam Indonesia untuk menjalankan syariat agamanya. Sebagai konsekwensi dari sikap di atas, NU berkewajiban mengamankan pengertian yang benar tentang Pancasila dan Pengamalannya yang murni dan kosekwen oleh semua pihak.” (Munas Alim Ulama’ NU Situbondo 21 Desember 1983).

Di penghujung masa kepemimpinan orde baru, terjadi represi yang luar biasa terhadap masyarakat. Terjadi intimidasi, pencekalan, penahanan hingga penculikan. Pada saat itu, NU menjadi tempat berlindung seluruh komponen sipil yang kritis terhadap orba. Di sisi lain, muncul sentimen ke-Islaman yang mengarah ke sektarianisme yang sengaja dikembangkan oleh orde baru untuk memberangus kelompok-kelompok Islam kritis di luar jangkauan orba. Dipimpin KH. Abdurrahman Wahid, NU bersama komponen sipil lainnya mendeklarasikan sebuah organisasi bernama Forum Demokrasi (Fordem) untuk menyelematkan kehidupan demokrasi di Indonesia. Kutipan Naskah deklarasi ForDem ,“Bahwa memperjuangkan demokrasi merupakan usaha yang harus dilaksanakan bersama-sama dengan tetap percaya bahwa setiap orang yang memiliki komitmen pada demokrasi berpotensi untuk memperluas wilayah demokrasi di lingkungan masing-masing,“Salah satu soal penting yang kita hadapi adalah bahwa kita sedang menyaksikan terbentuknya masyarakat massa, yaitu masyarakat yang anggota-anggotanya telah kehilangan otonomi akibat birokratisasi sehingga kekerasan dari semua pihak mendominasi cara-cara penyelesaian masalah”. (Parung- Bogor, 23 Februari 1992).

Era reformasi telah membuka kran demokrasi termasuk sistem pemilu multi partai. NU sudah memutuskan kembali ke khitah 1926 sebagai ormas dan tidak akan pernah jadi partai politik. Akan tetapi, untuk mewadahi aspirasi politik warga nahdliyin, maka didirikanlah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), 23 Juli 1998. PKB merupakan kontribusi NU paling strategis terhadap pelembagaan demokrasi di Indonesia melalui partai politik.

Cuplikan singkat politik geneosida NU bagi Seluruh Jam’iyah NU menjadi semngat dalam melanjutkan tongkat estafet sejarah terus menurus yang akan kita ingat untuk tetap memegang teguh Nilai- nilai perjuangan kemusiaan dan keadilan” wabil khusus di Kaliman Barat.

Abu Mas’ud (Kaum Muda Nahdlotul Ulama’)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful