Templates by BIGtheme NET

Abu Mas’ud, “Aktivis Desa” Maju Dalam Pileg 2019, Bersama PKB

Abu Mas’ud, Seorang aktivis masyarakat sipil kalimantan barat maju sebagai calon anggota legeslatif dari Partai Kabangkitan Bangsa. Karir yang di bangun nya sejak kecil hingga di bangku perkuliahan memanggilnya untuk turut serta masuk dalam kontestasi demokrasi  Pemilu 2019, sebagai Calon Legeslatif dapil sungai raya I, Kabupaten Kubu Raya.

Sejak zaman kuliah sebagai mahasiswa di fakultas Ilmu Pendidikan Agama Islam (tahun 2005), aktif sebagai mahasiswa yang berprestasi di kampus (IAIN )maupun diluar kampus. Di dalam kampus sebagai seorang aktifis Badan eksekutif Mahasiwa dan di luarkampus sebagai aktifis organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Dalam proses- proses pengelanaan intelektual tersebut jabatan sebagai anggota, pengurus hingga mengetuai salah satu cabang di Kabupaten Kubu Raya.

Dengan bimbingan guru- guru yang hebat katanya, dia mengabdikan dirinya untuk mayarakat dimana pun dan apapun persoalan orang ramai. Menurut keyakinannya bahwa ilmu yang selama ini di serap di bangku kuliah maupun di meja guru ngaji sampe meja diskusi harus menjadi kebaikan dan di amalkan kepada setiap manusia, siapa pu itu. sebagai seorang pengikut agama islam, dia di ajarkan bagaimana menjadikan islam sebagai rahmatan lil alamin, bukan saja sebagai rahmatan lil muslimin saja. artinya semua manusia , bukan muslim saja.

Hidupnya sebagai seorang aktifis mengajak nya untuk melakukan kegiatan- kegiatan sosial masyarakat Desa dalam mengawal UU Desa agar tercipta desa yang lestari dengan pembangunan yang adil dan berkelanjutan. Hadirnya undang- undang Desa sebagai bagian dari agenda- agenda percepatan pembangunan dan pengembangan potensi lokal masyarakat baik secara ekonomi dan budaya ini bagi nya harus di kawal dengan ide dan gagasan kreatif untuk pengembangan masyarakat desa.

Sebagai aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat , yang fokus mendorong adanya transparansi, perwujudan good governace dalam pemerintahan, pengorganisasi komunitas sebagai satu ciri nya dan mewujudkan tata kelola lahan dan hutan berkalanjutan, abu mas’ud mengembangkan diri bersama masyarakat di desa untuk mewujudkan desa mandiri dan menciptakan peluang- peluang usaha ekonomi kreatif.

Bersama Muda Mahendrawan (institute indonesia muda), sebagai salah satu sahabat diskusi dan bertukar gagsan dan strategi dalam pembangunan- pemabangunan masyarakat desa dan masyarakat nya menggagas dan mendorong pemuda peduli desa. Dari sejak zaman perlualiahan mereka harus menyadari bahwa ada peluang- peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja. sebagai mahasiswa dan sebagai pemuda, yang rata- rata adalah pemuda yang lahir dan besar di desa harus mampu menjadi solusi bagi desa. menciptakan peluang- peluang dari kearifan lokal masyarakat desa. tidak cukup itu usaha- usaha kreatif kaum muda dalam arus perkemabangan tekhnologi di era globalisasi ini sangat penting peranan nya. betapa tidak, kini dimanapun kita berada mampu melaksanakan transaksi perdangan. Peluang- peluang tersebut di dorong dan harus di dasari oleh sebagian besar kelompok muda hari ini. sebagai generasi penerus desa sudah barang tentu menjadi tonggak utama dalam membangun bangsa ini dari desa.

Bersama beliaulah terus mencari inovasi dan gagasan baru dalam pengembangan masyarakat, untuk mewujudkan keadilan mewujudkan keadilan dan pangan berkelanjutan.

Kemudian juga besar dari rahim ormas besar di indonesia, Nahdlotul Ulama yang menjadikannya masuk dalam kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa, yang awal nya sebagai pengurus Garda Bangsa PKB, dan masuk dalam strukut pengurus (wakil sekretaris ) dan kini di percaya menjadi wakil ketua di kepengurusan yang di nahkodai oleh ketua dewan tanfidz, Mulyadi Tawik, SE,.ME dan Dewan Syuro Habib Abdullah Ridho Bin Yahya.

Karena kegemarannya itu dia mengambil Daerah Pemilihan Kubu Raya I (Sungai Raya I) dari Partai Kebangkitan Bangsa Dengan Urut 11 (No urut paling Bawah). Baginya no urut bukan suatu peroalan, karena itu hanya strategi dalam tekhnis pemilihan. Akan tetapi bagaimana seorang tokoh atau caleg ini mampu menyosialisasikan diri dengan ide gagasan masyarakat yang ada di dapil nya dari peroslan- peroslan yang muncul beberapa tahun terakhir ini. kemudian memiliki komitmen dan mengerti solusi- solusi persoalan- persoalan mendasar bagi rakyat.

Baginya kerinduan masyarakat- masyarakat akan pemimpin yang tegas mempunyai visi kebangsaan dalam mengawal pemabangunan hari ini dengan hadirnya mampu menjawab kerinduan itu dengan penuh rasa cinta dan tanggung jawab. keganjilan- keganjilan pembangunan, ketimpangan dan tidak meratanya kueh pembangunan kedepan dapat di genapkan alias di jawab, dengan cara mengawal aspirasi- aspirasi yang muncul dari masyarakat tatkala masyarakat juga menjatuhkan pilihan terhadap dirinya.

” Dari Kerinduan, Hadir Membawa Cinta”

Kubu Raya, 28 november 2018

#hisy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful